Lakukan Hal Ini Ketika Isi Bensin Agar Maling Tak Bobol Mobil

Mengisi bahan bakar minyak atau BBM, menjadi rutinitas empunya mobil yang masih mengadopsi mesin konvensional sebagai jantung penggerak. Proses ini biasa dilaksanakan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU, di tempat terdekat saat mengerjakan suatu perjalanan.

Meski demikian, memenuhi BBM di SPBU ternyata mempunyai risiko guna menjadi korban kejahatan. Salah satu contohnya, terdapat di video yang beredar di masyarakat melewati media sosial maupun software pesan Whatsapp, sejumlah waktu lalu.

Rekaman gambar menunjukkan pengemudi mobil yang mesti kehilangan barangnya ketika sedang memenuhi bensin. Saat kejadian, korban nampak seorang diri mampir ke SPBU. Dari belakang, seorang pemuda terlihat perlahan mendekati mobil tersebut.

Pemuda tersebut, menempelkan badannya ke sisi kanan mobil, kemudian membuka pintu, dan memungut barang yang terdapat di dalam kabin. Kemudian dengan cepat ia kabur dengan dibonceng sepeda motor oleh rekan yang terdapat di belakangnya.

Belajar dari permasalahan tersebut, Trainning Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana mengatakan, empunya atau pengemudi mobil sering melupakan standar operasional formalitas saat memenuhi BBM di SPBU.

SOP yang dimaksud, yaitu mematikan mesin kendaraan dan meyakinkan kendaraan tetap dalam terkunci ketika pemakai mobil terbit untuk memenuhi BBM. Cara ini, mengurangi pelbagai risiko yang dapat terjadi ketika minyak bahan bakar dituang ke dalam tangki kendaraan.

“Biasanya terbit dari mobil guna isi bensin, tekak-tekuk badan, nah di situ penjahat menyaksikan kelemahannya. Orang tersebut merasa seluruh sudah di bawah kendalinya, padahal melulu dalam hitungan detik, penjahat dapat mengambil barang di kendaraan,” ujarnya ketika konfrensi video sejumlah waktu lalu.

Saat ini, tak tidak banyak pengemudi yang memilih tetap sedang di kabin ketika transaksi pembelian BBM. Padahal, menurut keterangan dari Sony, potensi kejahatan dapat tetap terjadi, walaupun pengemudinya memilih guna tidak terbit dari kabin.

“Kalau saya, tetap memilih terbit dan mengunci seluruh pintu mobil. Bagi pengemudi perempuan, memang baiknya tetap di dalam dan mengunci seluruh pintu saat memenuhi bensin,” tuturnya. Sumber: https://www.decisionsonevidence.com/seva-mobil-bekas/